Laut

Telah berulang kusampaikan
Yang tak dapat aku singkirkan
Ialah sorot matamu
Aku mendapati ketenangan seolah berhadapan dengan laut

Berbinar, seakan ombak yang bergelung.

Dengan kata tanpa suara 
Aku memohon
Untuk menatapnya lebih lama
Aku ingin lebih serakah.

Tidak, katamu.
Semua hanyalah hayalan,
Lalu kau singkirkan aku
Terjerembab dalam pulau tak berdermaga.

Tiap mata yang kudapati,
Tiada pernah kumelihat binar itu lagi.
Tiada pernah kutemui makna itu lagi.

Dunia mengucilkanku lebih jauh
Tiada kawan atau lawan yang ingin tinggal,
Tinggallah aku musafir 
Yang hilang dalam jejak
Diluruhkan busa ujung ombak
Tenggelam bersama jingganya surya dipelupuk.



Komentar