Perjalanan menuju ikhlas II

 Aku mengembara;

Pada gelap malam,

Dingin subuh,

Terik siang.


Aku menanti, 

Menanti Engkau terpukau dengan keteguhanku,

Menanti Engkau memandangku dengan iba,

Menjemputku dengan kasih-Mu.


Pada perjalanan menuju ikhlas itu,

Aku tertegun akan diriku,

Betapa aku masih begitu banyak berharap.


Pada perjalanan menuju ikhlas itu,

Aku melihat diriku lagi;

Begitu banyak dendam dan amarah menyertai,


Pada perjalanan menuju ikhlas itu,

Aku belum menggapai ikhlas yang sesungguhnya.


Komentar