Aku mengembara;
Pada gelap malam,
Dingin subuh,
Terik siang.
Aku menanti,
Menanti Engkau terpukau dengan keteguhanku,
Menanti Engkau memandangku dengan iba,
Menjemputku dengan kasih-Mu.
Pada perjalanan menuju ikhlas itu,
Aku tertegun akan diriku,
Betapa aku masih begitu banyak berharap.
Pada perjalanan menuju ikhlas itu,
Aku melihat diriku lagi;
Begitu banyak dendam dan amarah menyertai,
Pada perjalanan menuju ikhlas itu,
Aku belum menggapai ikhlas yang sesungguhnya.
Komentar
Posting Komentar