Selamat untukmu,
Melewati setahun (lagi) pertarungan besar bernama HIDUP.
Engkau yang selalu mengaku jahat,
Bertingkah kasar,
Tidak membiarkan orang lain memandang rendah,
Selamat untukmu.
Dijalan pulang;
Kau sering mengadukan nasibmu,
Diterpa angin membawanya mengudara,
Didepan rumah;
Berbaring menatap langit,
Hanya untuk diam lebih lama.
Sebelum menangis,
Sebelum pilu,
Sebelum lelah,
Memelukmu erat mendekapmu agar tertidur,
Selamat untukmu.
Jauh jauh jauh
Jatuh
Dewasa.
Komentar
Posting Komentar