Pengulangan

Termakan ego adalah pilihan,

Meluapkan emosi adalah pilihan,

Duduk dan bersabar adalah jawaban,

Dan lagu adalah pelarian.


Terulang untuk kesekian kali,

Kutanamkan dalam hati

Semua hanyalah pilihan

Bak pisau bermata dua, 

menyakiti orang lain juga turut menyakitimu.


Pada pengulangan itu

Sungguh kalah yang selalu menang.

Lalu meratapkan diri kembali,

Bak telah menjadi manusia paling keji.


Pada pengulangan itu

Lagu selalu menjadi tempat ternyaman,

Karena berlalu lebih indah dengan berlagu.

Akupula terbelenggu menunggu.

Komentar