Dimusim musim pergantian
Perjalanan menuju ikhlas
Diantara belaian lembut angin
Renungan sepi.
Tengoklah Mawar itu, hai dahlia;
Telah ikhlas ia memeluk tanah
Pada keanggunan pohon itu,
Ia menyerah.
Samar samar
Kau tertegun,
Menanti angin dari selatan
Untuk pergi, melayang, lalu hilang.
Diantara pemandangan menuju ikhlas
Kau menatap lebih lama;
Pada si miskin yang meraung raung,
Bak si raja hutan.
Ikhlas,
Perjalanan jauh yang kau tempuh
Harus menyisakan koma disini
Kau belum sampai,
lantas bagaimana cara mengihklaskan seseorang?
BalasHapus