Malam ini sedang senyap;
Tanpa satupun sumbang.
Ego damai,
Sejenak lelap.
Kemudian kau bawa pemekik telinga
Pembantai dan si Preman.
Sesekali ingin kulantangkan DIAM!
Namun riuhmu terlalu bahagia
Sesekali membaca nalarmu
Perihal cerita yang tak pernah disingkap.
Aku pula si lelah
Bodoh yang terpimpin
Diberikan jiwa dan hati keras.
Komentar
Posting Komentar