T I D U R

 Diatas benang kusut tidak terkira jumlahnya,
Aku menenggelamkan diriku,
Pada kain lapuk berumur,
Kusembunyikan diriku.

Aku yang terus termangu,
Dengan berbagai kisah
Yang terlewati
Setiap harinya.

Pulangku,
Dengan membawa seluruh getir,
Dengan payah, gontai
Hembusan nafas yang berat.

Tubuhku yang ringkih,
Semakin remuk dipeluk pilu
Ingin rasanya menumpahkannya;
Terlelap, tenggelam 
Seakan masalah hari itu telah usai,
Sebab hari telah berlalu.

Tidurku pada ruang gelapku,
Tak satupun menyalakan lentera
Sekedar menghangatkan beku
Yang menjalari segenap jiwa.

Lalu tidur adalah penghargaan,
Pada upayaku diruang terang,
Aku yang tertidur diruang gelap
Entah sampai kapan.














Komentar